
berjuta bintang yang menemani
hari demi hari bulan mencapai kesempurnaan
bersinar dan berseri dikala bulan bersinar terang
namun kini bulan t'lah ternoda
berkubang air mata dan dosa
bintang pun menjauh pergi
dikala bulan membutuhkan
sinar bulan meredup penuh dengan kekecewaan
janji bintang tuk s'lalu menemani kini t'lah diingkari
bulan malu menampakkan diri
bersembunyi dibalik awan hitam
awan hitam meneteskan air
seolah awan ikut berduka atas semua yang menimpa bulan
puisi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar